@thesis{thesis, author={FIRMANSYAH MUHAMMAD FIKRI}, title ={PERSENTASE DAGING NIRTULANG ITIK HIBRIDA YANG DIBERI TEPUNG KUNYIT (Curcuma longa) DAN TEPUNG KULIT BAWANG PUTIH (Allium sativum) DALAM RANSUM}, year={2024}, url={http://repository.unida.ac.id/4422/}, abstract={Pertumbuhan dan produksi ternak yang optimal dapat dicapai dengan memastikan bahwa pakan yang diberikan memiliki kualitas yang baik. Pengembangan tersebut dapat dimulai dari persiapan kandang terutama pemberian pakan dengan kualitas dan kualitas yang baik. Bobot tubuh berkorelasi dengan persentase karkas, maupun persentase daging nirtulang karkas. Usaha yang dapat dilakukan dengan memberikan pakan tambahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh dari penambahan tepung kunyit dan tepung kulit bawang putih dalam ransum terhadap persentase daging nirtulang itik hibrida. Penelitian ini dimulai dari 12 Juni-21 Juli 2021, Kp. Tambakan, RT. 02/RW.01, Desa Wates Jaya, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, dengan 80 ekor DOD (Day Old Duck) umur 1 hari. Perlakuan yang diberikan adalah: R0 = Tanpa penambahan perlakuan, R1 = Penambahan tepung kunyit 2% dan tepung kulit bawang putih 1%, R2 = Penambahan tepung kunyit 2,5% dan tepung kulit bawang putih 2%, R3 = Penambahan tepung kunyit 3% dan tepung kulit bawang putih 3%, R4 = Penambahan tepung kunyit 3,5% dan tepung kulit bawang putih 4%. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung kunyit 2-3,5% dan tepung kulit bawang putih 1-4% pada itik hibrida tidak berpengaruh nyata pada persentase nirtulang dan kulit dada, nirtulang paha, dan rasio daging tulang pada bagian dada dan paha, tetepi berbeda nyata pada kulit dada. Perlu dilakukan uji lanjutan terkait dosis pemberian tepung kunyit dan tepung kulit bawang putih umtuk mengetahui dosis yang sesuai agar berpengaruh nyata pada perlakuannya.} }