@thesis{thesis, author={JESSICA AGNES}, title ={ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS PADA PT.XX CIREBON)}, year={2010}, url={http://repository.unika.ac.id/11191/}, abstract={Kesadaran akan keterbatasan alat pengukuran kinerja keuangan muncul sebagai implikasi bahwa perusahaan tidak dapat dipandang sebagai unit – unit operasi yang terpisah lagi, tetapi merupakan satu kesatuan, baik dengan unit dalam perusahaan maupun dengan lingkungan dan pelanggannya. Dengan adanya keterbatasan seperti yang dijelaskan diatas maka, Robert S. Kaplan dan David P. Norton mencoba melakukan pendekatan yang mengukur kinerja perusahaan dengan berfokus pada pengukuran keuangan dan non keuangan, seperti kepuasan konsumen, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran. Gagasan untuk menyeimbangkan pengukuran aspek keuangan dan non keuangan melahirkan sebuah sintesa baru yang dinamakan balanced scorecard. Menurunnya penjualan pada PT. XX selama empat tahun belakangan diperlukan suatu alat ukur yang cukup lengkap untuk mengevaluasi. Balanced Scorecard dipilih sebagai alat ukur karena cukup lengkap yaitu mengukur aspek keuangan dan non keuangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari data perusahan dan juga data primer seperti kepuasan pelanggan dan kepuasan karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh, pada perspektif keuangan kinerja perusahaan kurang baik, perspektif pelanggan buruk, perspektif proses bisnis internal kurang baik, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran cukup baik.} }