@thesis{thesis, author={LAWRENSIUS SABAM}, title ={PELAKSANAAN PENGAWASAN DAN PENGAMATAN TERHADAP PUTUSAN PIDANA BERSYARAT DALAM KASUS PENGANIAYAAN DI PENGADILAN NEGERI SEMARANG}, year={2003}, url={http://repository.unika.ac.id/11288/}, abstract={Pembabaruan sistem pemidanaan saat ini memang sangat diperlukan dalam rangka untuk mengganti sistem pemidanaan lama yang saar ioi cendcrung masih bertaban dan dipergunakan. Sejalan dengan diratifikasinya Konvensi Anti PcnyLksaan, dibarapkan dapat dilakukan pembabaruan mengenai sistem dan earn pcmidanaan yang lebih baik, manusiawi dan bukan bertendcnsi sebagai pcmbalasan tetapi Icbm ditujukan kepada pcmbenahan atau resosialisai terpidana. Sistem pemidanaan yang saat ini mampu mengadopsi pola pemidanaan yang lebih baik menurut penulis adalah sistem pemidanaan bersyarat yang telah diatur dalam Pasal 14 a-fKVHP, Setiap putusan pengadilan dalam perkara pidana pada dasamya h8IW diawasi dan diamati baik dalam pelaksanannya rnaup terpidananya. Hal ini juga berlaku pada putusan pidana bersyarat, dimana dipe adaoya suatu peogawasan dan pengamatan yang lebib intensifyan dil oleh Iia!Qm Wasmat mewakili Ketua Pengadilan Negeri yang menun'u!iiiy , (ahason dalam pei'!lI!isan hukum ini akan mencoba meneliti, mengaoaJ° dan mengupas .mff1geoai ker1di - kendala yang akan dibadapi disertai dengail alasan - alasan...Hakim Wasmat yan eoyebabkan pelaksanaan pengawasan fan ~eng~mbuTDeI baik, Sc .... ai pelaksana langsung di lapangan 5"'tun~a aIilm Wasmat harus ber\!saha un mendekati obyek (terpidana)~ lebih ekat, ya\aJi d_ tetjun '!angsung ~ gan meodalangi rum . {CiDpat tin al atau domi - ~ ~ana. .,.. Sedangkan etode 1l""dekatan yq diJ!qunakan d am' P"'F1. an ini adaJah metod. pen