@thesis{thesis, author={GRAZZIA FENIMARIA PAOLINA}, title ={Aktivitas Antimikroorganisme Ekstrak Metanol Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terhadap Neisseria gonorrhoeae dan Candida albicans}, year={2021}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/1522/}, abstract={Daun tanaman gamal (Gliricidia sepium) memiliki kandungan metabolit sekunder yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak metanol daun gamal signifikan (P<0,05) menghambat pertumbuhan bakteri N. gonorrhoeae dan C. albicans. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan perlakuan konsentrasi 0 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml, 100 mg/ml, 150 mg/ml, 200 mg/ml dan kloramfenikol. Setiap perlakuan diulang 3 (tiga), penelitian ini dilakukan secara in vitro. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun gamal konsentrasi 25 mg/ml, 50 mg/ml, 100 mg/ml, 150 mg/ml dan 200 mg/ml signifikan (P<0,05) menghambat pertumbuhan bakteri N. gonorrhoeae dan C. albicans. Penelitian ini juga menunjukan bahwa adanya perbedaan zona hambatan yang signifikan (P<0,05) ekstrak metanol daun gamal terhadap bakteri N. gonorrhoeae dan fungi C. albicans. Daya hambat ekstrak metanol daun gamal terhadap fungi C. albicans lebih tinggi dibandingkan dengan bakeri N. gonorrhoeae. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun gamal (Gliricidia sepium) signifikan (P<0,05) menghambat pertumbuhan bakteri N. gonorrhoeae dan C. albicans. Kata kunci: Daun gamal, antimikroorganisme, Neisseria gonorrhoeae, Candida albicans} }