@thesis{thesis, author={FITRIANI TITE IVANKA}, title ={PERBANDINGAN HASIL PEWARNAAN KUNYIT DAN NAPTOL PADA KAIN SATIN PUTIH DI SURABAYA}, year={2022}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/1863/}, abstract={Tite Ivanka Fitriani, 2022, Perbandingan Hasil Pewarnaan Kunyit dan Naptol pada Kain Satin Putih di Surabaya, Skripsi, Program Studi: Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Dosen Pembimbing: Sulistiami,S.Pd.,M.Pd. Awalnya proses pewarnaan tekstil menggunakan zat warna alam. Namun, seiring kemajuan teknologi maka terciptalah zat warna sintetis untuk tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk memberi penjelasan mengenai perbandingan hasil pewarnaan kunyit dan naptol pada kain satin putih dengan teknik pencelupan sebanyak 3 kali. Kunyit (Curcuma domestica Val.) merupakan salah satu tanaman obat potensial, selain sebagai bahan baku obat juga dipakai sebagai bumbu dapur dan zat pewarna alami, sedangkan naptol adalah zat warna tekstil yang dapat dipakai untuk mencelup secara cepat dan mempunyai warna yang kuat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan beberapa analisis yang dilakukan diantarannya eksperimen, kuesioner, dokumentasi, danuji- t. Rentang waktu yang dilakukan pada penelitian ini berkisar 2 ? 3 bulan dari awal bulan November sampai selesai , tempat penelitian dilakukan di Surabaya tepatnya di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Sampel penelitian diambil dari 50 mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya angkatan 2018.Hasil pengujian hipotesis, membuktikan bahwa terdapat perbandingan hasil pewarnaan kunyit dan naptol pada kain satin putih di Surabaya dengan nilai sig F adalah 0.017 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci: Pewarnaan, Kunyit, Naptol, Satin} }