@thesis{thesis, author={Rohmadhini Nur Aini}, title ={KEMAMPUAN LITERASI SAINS DITINJAU DARI GENDER PADA MATERI PENGGOLONGAN HEWAN BERDASARKAN MAKANANNYA KELAS V SDN SUMUR WELUT III SURABAYA}, year={2022}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/1965/}, abstract={Rohmadhini, Nur Aini. 2021. Kemampuan Literasi Sains Ditinjau Dari Gender Pada Materi Penggolongan Hewan Berdasarkan Makanannya Kelas V SDN Sumur Welut III. Fakultas Pedagogi dan Psikologi. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Dosen Pembimbing (1) Drs. Bahauddin Azmy, M.Pd. (2) Via Yustitia, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Literasi Sains, Gender. Kemampuan literasi sains merupakan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan, alam, intelektual, dan budaya serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains ditinjau dari gender di SDN Sumur Welut III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN Sumut Welut III. Subjek penelitian ini menggunakan 4 siswa kelas V-B yang cukup dalam kemampuan literasi sains. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini Observasi, Tes, dan Wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas V masih rendah. Dan perbandingan kemampuan literasi sains feminism lebih baik daripada maskulin. Hal ini berdasarkan hasil tes soal literasi sains dengan materi penggolongan hewan berdasarkan makanannya serta hasil wawancara dengan bahwa literasi sains siswa ditinjau dari gender feminim dan maskulin hanya memenuhi beberapa indikator literasi sains.} }