@thesis{thesis, author={SAKA AMATUS}, title ={PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DARI BIDANG AKOMODASI DAN RESTORAN DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT}, year={2021}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/331/}, abstract={(Amatus Saka), 2021, Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Terhadap Pendapatan Perkapita Dari Sektor Akomodasi Dan Restoran Di Kabupaten Manggarai Barat, Tugas Akhir, Program Studi: Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Dosen Pembimbing: Anak Agung Sagung Alit Widyastuty, S.T., M.T. Kabupaten Manggarai Barat khususnya Laboan Bajo termasuk Kawasan Prioritas Pengembangan Pariwisata Nasional. Potensi wisata yang tersedia berupa wisata, budaya dan geologi. Kontribusi sektor akomodasi 5 tahun terakhir rata-rata 0,7% per tahun dengan jumlah akomodasi pada Tahun 2018 meningkat 27%. Tujuan penelitian adalah mengetahui pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan, pertumbuhan pendapatan perkapita lima tahun terakhir di bidang akomodasi dan restoran, dan pengaruh jumlah kunjungan wisatawan terhadap pendapatan perkapita dari sektor akomodasi dan restoran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tekninik analisis LQ, tingkat pertumbuhan kunjungan wisatawan, tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita, dan analisis regresi linear. Berdasarkan hasil analisis, koefisien LQ yang ditunjukan oleh sektor Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum adalah sebesar 1,01. Yang mana artinya adalah LQ>1. Maka dikatakan sektor ini merupakan sektor basis. Berdasarkan hasil analisis tingkat pertumbuhan kunjungan wisatawan mengalami naik turun secara linear pertahunnya mulai dari tahun 2014-2015 sebesar 10%, mengalami kenaikan 2015-2016 sebesar 27%, ditahu 2016-2017 mengalami penurunan sebesar 9% dan tahun 2017-2018 menglmai peningkatan yang singnifikan sebesar 23%. sedangkan hasil analisis tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita mengalami kenaikan setiap tahunnya, mulai dari tahun 2014-2015 sebesar 7%, di tahun 2015-2016 sebesar 12%, pada tahun 2016-2017 sebesar 13% dan 2017-2018 sebesar 13%. dari sector akomodasi dan restoran Hasil analisis regresi linear menunjukan hipotesis H0 ditolak H1 diterima, yang berarti kedua variabel tersebut yakni jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan perkapita dari sector akomodasi dan restoran pengaruh secara signifikan dengan nilai 0,05 < 0,003. Kata kunci : akomodasi dan restoran, Kunjungan Wisatawan, Pendapatan Perkapita} }