@thesis{thesis, author={Cahaya Desinta Melania}, title ={GENDER LANGUAGE FEATURES IN THE FINAL TRUMPCLINTON DEBATE}, year={2020}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/3526/}, abstract={Key words: language features, gender, debate. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fitur-fitur bahasa gender yang digunakan oleh Donald Trump dan debat presiden Hillary Clinton pada tahun 2016. Berdasarkan pada dasar pemikiran penelitian ini, penelitian ini membahas pertanyaan-pertanyaan penelitian: apa fitur-fitur bahasa yang digunakan oleh manusia dalam debat akhir Trump-Clinton? Apa fitur bahasa yang digunakan oleh seorang wanita dalam debat akhir Trump-Clinton? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Lakoff (1975) dan teori Holmes (1996) untuk menjawab pertanyaan penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif untuk mendekati penelitian. Penulis memilih fitur bahasa gender dalam naskah debat Trump-Clinton sebagai sumber data dalam penelitian ini karena relevan dengan topik penelitian. Penulis memilih data penelitian ini yaitu ucapan / dialog Donald Trump dan Hillary Clinton. Penelitian ini menggunakan dokumentasi dalam mengumpulkan data karena subjek penelitian ini adalah dalam bentuk transkrip Donald Trump dan Hillary Clinton untuk mengambil data. Kesimpulannya Trump memiliki Sembilan fitur bahasa dari pada Hillary Clinton yang hanya memiliki tujuh fitur bahasa yang digunakan. Posisi tertinggi fitur bahasa yang digunakan oleh Trump adalah empatic stress 231 fitur dengan 29%, posisi terendah fitur bahasa yang digunakan Trump adalah tag question 5 fitur dengan 1% dan rising intonation 7 fitur dengan 1%. Posisi tertinggi fitur bahasa yang digunakan oleh Hillary adalah 432 fitur dengan 46%, posisi vii terendah fitur bahasa yang digunakan Hillary adalah rising intonation 2 fitur dengan 0% dan super polite form 4 fitur dengan 1%.} }