@thesis{thesis, author={ROHMAN ACHMAD FARIQ}, title ={“INFRASTRUKTUR PENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN”}, year={2020}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/4086/}, abstract={Kecamatan Brondong sebagai kawasan strategis Provinsi bidang perikanan sesuai dengan RTRW Provinsi Jawa Timur dan RTRW Kabupaten Lamongan dengan potensi perikanan sebesar 6% pada tahun 2016-2017. Infrastruktur pendukung Kawasan Minapolitan meliputi Sub-Sistem Minabisnis Hulu, Sub-Sistem Usaha Produksi, Sub-Sistem Hilir Pengolahan, Sub-Sistem Hilir Pemasaran dan Sub-Sistem Penunjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik wilayah, infrastruktur pendukung kawasan Minapolitan Brondong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan deskriptif evaluatif dengan teknik analisis triangulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan survey primer dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Minapolitan memiliki ketinggihan rata-rata 6,5 Mdpl, dilalui Anak Sungai Bengawan Solo, beriklim tropis, jenis tanah alluvium, jumlah penduduk bekerja pada bidang pertanian sebesar 8.361 atau 35 %, produksi perikanan rata-rata 73.389 Ton/Tahun dan penggunaan lahan 66% berupa lahan pertanian kering. Hasil evaluasi ketersediaan infrastruktur pendukung berdasarkan PERMEN Kelautan dan Perikanan No.18 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Minapolitan, Sub-Sistem Minabisnis Hulu berupa kios-kios saprokan 78 unit, gudang penyimpanan, pelataran parkir area PPN dan PPI, tempat bongkar muat dan SPBU/SPDN. Sub-Sistem Usaha Produksi berupa pelabuhan perikanan PPN dan PPI, air baku berupa sumur bor, air bersih berupa PDAM dan HIPAM dan jalan akses sentra produksi ke pengumpul melalui jaringan jalan kolektor primer. Sub-Sistem Hilir Pengolahan Hasil berupa unit pengolahan modern, tempat penjemuran ikan, gudang penyimpanan dan industri kecil. Sub-Sistem Hilir Pemasaran tersedia pasar tradisional serta jalan antar Desa-Kota sepanjang 36,48 Km dan Jembatan sedayulawas, Sub-Sistem Penunjang berupa sarana utilitas terdiri dari jaringan air bersih sepanjang 2.550 meter, jaringan sanitasi MCK 12.069 unit, jaringan persampahan TPS, jaringan drainase 5.030 meter, jaringan listrik, jaringan telepon dan internet empat BTS dan fiber optik 1.750 meter. Sarana pelayanan umum meliputi sarana perbelanjaan, sarana kesehatan, sarana pendidikan, sarana perkantoran, sarana peribadatan dan sarana rekreasi / olahraga. Sarana kelembagaan meliputi badan pengelolah, kantor perbankan dan koperasi. Kata Kunci : Evaluasi, Infrastruktur, Minapolitan} }