@thesis{thesis, author={WARDHANI UYUN AL KHIKMAH NOVIA}, title ={PENURUNAN KADA COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR BATIK DENGAN METODE KOMBINASI ADSORPSI DAN FITOREMEDIASI}, year={2023}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/5574/}, abstract={Uyun Al Khikmah Novia Wardani, 2023, Penurunan Kadar COD dan TSS pada Limbah Cair Batik dengan Metode Kombinasi Adsorpsi dan Fitoremediasi, Skripsi, Program Studi : Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Dosen Pembimbing : (Dra. Indah Nurhayati, S.T., M.T.). Limbah cair batik mengandung zat kimia yang merugikan bagi lingkungan diantaranya logam berat, pestisida, dan bahan-bahan radioaktif lainnya. Limbah ini harus diolah dahulu sebelum dibuang ke lingkungan. Jika langsung dibuang ke lingkungan akan menurunkan kualitas lingkungan dan merusak habitat yang hidup sekitar aliran sungai. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan waktu tinggal terhadap penurunan COD dan TSS pada limbah cair batik yang diolah menggunakan kombinasi adsorpsi dan fitoremediasi. Variabel penelitian yaitu waktu tinggal 2 hari, 4 hari, dan 6 hari. Adsorben yang digunakan adalah zeolit dan karbon aktif dengan ketinggian masing-masing 10 cm. Adsorben dicuci dan dikeringkan untuk menghilangkan kotoran yang menempel sebelum digunakan. Tanaman eceng gondok diaklimatisasi selama 7 hari, 2 hari menggunakan air mineral dan 5 hari menggunakan tambahan limbah cair tekstil batik 200ml/hari. Analisis COD dengan SNI 6989.72:2009 dan TSS dengan SNI 6989.3:2019. Hasil penelitian ini adalah proses adsorpsi dapat menurunkan COD 76,35% dan TSS 99,48%. Metode kombinasi adsorpsi dan fitoremediasi dapat menurunkan COD tertinggi sebesar 88,07% pada hari ke-4 dan penurunan TSS tertinggi 99,80% pada hari ke-4. Konsentrasi TSS pada akhir penelitian 8 mg/L dan sudah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Konsentrasi COD pada akhir penelitian 326,7 mg/L dan belum memenuhi standar baku mutu menurut Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No 7 Tahun 2016. Kata kunci : Limbah Cair Industri Batik, COD, TSS, Adsorpsi dan fitoremediasi} }