@thesis{thesis, author={Ryan Ade}, title ={EFEKTIVITAS VIDEO PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS DARING DI ERA PANDEMI BAGI PELAJAR SMK IPIEMS DI KOTA SURABAYA}, year={2021}, url={https://repository.unipasby.ac.id/id/eprint/706/}, abstract={Ade Ryan, 2021. Efektivitas video pembelajaran PJOK berbasis Daring di Era Pandemi bagi Pelajar SMK IPIEMS di Kota Surabaya Skripsi. Program Studi Pendidikan Jasmani. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pembimbing Dr. Harwanto, S.T., M.Pd dan Ramadhany H.P., S.Pd., M.Pd Kata Kunci : Efektivitas video pembelajaran PJOK berbasis Daring di Era Pandemi, Pandemi, Covid-19. Pada 11 Maret 2020 lalu, WHO (World Health Organization) sudah mengumumkan status pandemi global untuk penyakit virus corona 2019 atau yang juga disebut corona virus disease 2019 (COVID-19). Dalam istilah kesehatan, pandemi berarti terjadinya wabah suatu penyakit yang menyerang banyak korban, serempak di berbagai Negara. Sementara dalam kasus COVID-19, badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization) menetapkan penyakit ini sebagai pandemi karena seluruh warga dunia berpotensi terkena infeksi virus COVID-19. Situasi pandemi Covid-19 seperti ini, pembelajaran daring diatur melalui Surat Edaran Kemdikbud mengenai Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa 3 Darurat Covid-19 terdapat kebijakan yaitu pembelajaran daring guna memberikan sebuah pengalaman belajar yang sangat bermakna, tidak menjadi beban dalam menyelesaikan semua kurikulum untuk kelulusan, pembelajaran dititikberatkan pada pengembangan kecakapan hidup yaitu tentang pandemi Covid-19 dan pembelajaran tugas dapat divariasi antar siswa, mengikuti bakat dan minat serta keadaan masing-masing termasuk meninjau kembali kesenjangan fasilitas belajar yang dimiliki dirumah.Sehingga peneliti menggunakan rumusan masalah :? Apakah pembelajaran dengan melalui Daring ini sangat Efektif bagi pelajar? Terutama di dalam Mata Pelajaran PJOK? Dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kelompok eksperimen yang diberikan latihan dengan kelompok kontrol yang hanya dipantau kegiatannya saja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode Kualitatif atau dengtan menganalisis salah satunya dengan cara Wawancara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Daring ini masih sangat kurang efektif terlebih di mata pelajaran PJOK.} }