@thesis{thesis, author={ANDRYAN HENKY and RUZUAR AHMAD WAHYU}, title ={SULPHUR MODIFIED BITUMEN FOR BINDER OF STONE MASTIC ASPHALT}, year={2017}, url={http://repository.unissula.ac.id/10299/}, abstract={Kinerja perkerasan aspal terutama ditentukan oleh sifat-sifat aspal, karena aspal adalah bahan yang sangat tergantung pada suhu. Pada suhu tinggi (40 ° sampai 60 ° C) aspal menunjukkan perilaku kental elastis (visco-elastis). Perkerasan aspal dapat mengalami kerusakan deformasi permanen saat terkena suhu tinggi. Pada suhu tinggi, deformasi permanen atau rutting terjadi pada alur roda. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kelayakan penggunaan belerang (Kode Kimia - S) sebagai bahan modifikasi aspal. Sebanyak 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% belerang dari berat aspal ditambahkan. Penetrasi, titik lembek, uji stabilitas penyimpanan dilakukan untuk mengetahui kelayakan belerang sebagai bahan modifikasi aspal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penetrasi aspal ditambahkan belerang, selanjutnya disebut S-MB menurun dengan bertambahnya kandungan belerang. Sebaliknya, hasil uji titik lembek, suhu titik lembek meningkat dengan meningkatnya kadar belerang dalam aspal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa belerang memiliki pengaruh yang sangat berarti bila ditambahkan ke aspal. Digunakan sebagai bahan pengikat campuran aspal panas, S-MB membuat kekuatan campuran meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kekakuan Marshall. Dapat disimpulkan bahwa belerang efektif untuk digunakan sebagai bahan pengubah aspal.} }