@thesis{thesis, author={Anna Riziani .}, title ={PROSES PEMBELAJARAN MELALUI TEAM TEACHING (Studi diKelas IV A-E Sekolah Dasar Islam Terpadu Global Insani, Bekasi)}, year={2016}, url={http://repository.unj.ac.id/8136/}, abstract={Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti membahas fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah, di kelas terdapatproses pembelajaran melalui team teaching. Proses pembelajaran yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Global Insani Bekasi menggunakan team teaching atau ada dua guru dalam satu kelas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan full dayschool yang menerapkan strategi pembelajaran team teaching, proses team teachingdan efektifitas proses pembelajaran team teachingdi kelas IV A-E Sekolah Dasar Islam Terpadu Global Insani.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif pada guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Islam Terpadu Global Insani Bekasi. Informan dalam penelitian terdiri dari 6guru yaitu N, SM, AS, O, I, L, 5 siswa kelas IVyaitu H, R, M, NSP, Adan siswa kelas VI adalah A. Sedangkankey informan terdiri dari kepala sekolah. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancaramendalam, dan dokumentasi atau studi pustaka.Peran peneliti bersifat partisipan sebagai pengamat dalam melakukan penelitian. Konsep atau teoriyang digunakan dalam penelitian ini proses pembelajaran,strategi pembelajaran, team teachingdan interaksionisme simbolik. Hasilpenelitian menyimpulkan pelaksanaan full day schoolyang menerapkan strategi pembelajaranteam teaching, proses pembelajaran team teachingdan efektifitas proses pembelajaran team teachingdi kelas IV A-E Sekolah Dasar Islam Terpadu Global Insani berlangsung cukup baik karena dua guru sudah menjalankan tugasnya sebagai guru utama dan guru pendamping di kelas.Tetapi juga terdapat kendala pada beberapa siswa yang mengeluhkan jadwal pembelajaran yang relatif lebih lama, pada proses pembelajaran team teachingdi kelas IV A-E adanya kurangnya interaksi antara satu guru yang sibuk dengan mengkoreksi lembar ulangan atau laptopnya dan kurangnya pengkondisian kelas.} }