A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessioner9qujkpsj3j0u6hugafv4223pptd6iv): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Transawitri Rusnia},
title ={CAMPUR KODE BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA MELAYU JAMBI, BAHASA JAWA, BAHASA MINANG YANG DIGUNAKAN GURU DENGAN SISWA DAN ANTAR SISWA DI SMP NEGERI 16 KOTA JAMBI.},
year={2020},
url={http://repository.unja.ac.id/13260/},
abstract={ABSTRAK
Transawitri, Rusnia. 2020. Campur Kode Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Melayu Jambi, Bahasa Jawa, Bahasa Minang yang Digunakan Guru dengan Siswa dan Antar Siswa Di SMP Negeri 16 Kota Jambi: Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing : (I) Drs. R Imam Suwardi Wibowo, M.Pd (II) Drs. Aripudin, M.Hum.
Kata kunci : Campur Kode, Bahasa, Kata, Frasa, Klausa.
Tujuan penelitian yang akan dicapai yaitu mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode serta latar belakang timbulnya campur kode bahasa yang digunakan guru dengan siswa di smp negeri 16 Kota Jambi Kelurahan Beliung, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, menyimak dan merekam sedangkan keabsahan data diperoleh dari proses triangulasi dengan teknik triangulasi sumber dan teori
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa kata yang ditemukan oleh peneliti yaitu : Pada tataran kata ditemukan campur kode yang terbagi menjadi kategori kelas kata seperti nomina,verba, adverbial, adjektiva, numeralia, pronominal, frasa ensosentris, endosentris, apositif serta klausa. Timbulnya campur kode yang dilakukan guru dengan siswa dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan bahasa, lingkungan dan rasa ingin berbagi pengetahuan tentang bahasa yang dimiliki.
Penulis memberikan saran kepada guru dan siswa sebagai penutur agar menggunakan bahasa sesuai dengan situasi, Selain itu disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk memperdalam penelitian tentang campur kode pada tataran kalimat maupun wacana sehingga dapat memberikan infomasi yang lebih dalam lagi.}
}