@thesis{thesis, author={Helmi Helmi and Muhammad Hatta Abdi and Putra Tris}, title ={GERAKAN JAMAAH TABLIGH (JT) DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BUDAYA POLITIK MASYARAKAT KOTA JAMBI}, year={2020}, url={http://repository.unja.ac.id/13422/}, abstract={Penelitian ini mengkaji gerakan Jamaah Tabligh di Kota Jambi. Bagi JT,dakwah adalah inti kejayaan umat Islam. Oleh karenanya umat Islam harus terus bergerak khuruj. Khuruj adalah model dakwah untuk menangkal nilai-nilai asing yang senantiasa meracuni umat Islam, serta memperbaiki, dan merawat iman dan amal saleh. Khuruj merupakan solusi untuk memperbaiki berbagai kehidupan baik itu ekonomi, agama, pendidikan dan politik umat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, yaitu metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu dianggap berasal dari masalah sosial serta digambarkan dalam bentuk kata-kata atau tulisan dari perilaku informan yang diamati. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori framing, budaya lolitik, dan perilaku politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JT menciptakan kesan kepada umat mengenai keuntungan Khuruj sebagai satu-satunya solusi memperbaiki masalah dalam kehidupan. JT juga membangun frame negatif tentang politik. Melalui analisis framing, dapat diketahui Jamaah Tabligh dapat menciptakan pedoman fundamental bertindak secara kolektif, yang termobilisasi dan terorganisir. Tindakan tersebut adalah upaya penataan nilai seperti yang diimpikan oleh JT. Melalui teori budaya politik dan perilaku politik dapat diketahui implikasi gerakan tersebut terhadap budaya dan perilaku politik masyarakat kota Jambi. Dari empat narasumber yang dibahas, satu orang mengalami perubahan budaya politik dari partisipan menjadi parokial, satu orang tergolong dalam budaya politik aktif, dan dua orang dikategorikan ke dalam budaya subjek. Kata kunci : Jamaah Tabligh, Khuruj, Framing, Budaya Politik} }