@thesis{thesis, author={Aliffia Delza}, title ={ANALISIS DERIVATIVE DATA ANOMALI GRAVITY DAN PEMODELAN 2D-STUDI KASUS GEMPABUMI PASAMAN BARAT 25 FEBRUARI 2022}, year={2023}, url={http://repository.unja.ac.id/55008/}, abstract={Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menemukan adanya patahan baru di wilayah Sumatera Barat yang disebut segmen Talamau, yang mana patahan tersebut menyebabkan gempabumi di Pasaman Barat pada 25 Februari 2022 yang berkekuatan 6.1 M. kejadian gempabumi tersebut diakibatkan oleh sesar lokal di zona Sesar Besar Sumatera dengan mekanisme sumber berupa sesar mendatar menganan. Untuk memahami karakter sesar tersebut perlu adanya studi berkelanjutan yaitu penelitian yang memanfaatkan metode gravitasi. Data Gravitasi bumi didapatkan dari citra satelit GGMplus. Berdasarkan nilai anomali gravitasi dapat dilakukan analisis untuk menentukan keberadaan dan karakteristik jenis sesar yang berada di bawah permukaan yaitu analisis derivative. Simple Bouguer Anomaly (SBA) data gravity daerah penelitian memiliki rentang nilai -120 mGal hingga 5 mGal dan kejadian gempabumi utama pada peta SBA berada pada anomali tinggi dengan nilai -21 mGal. Untuk menentukan karakteristik jenis sesar yang menyebabkan gempabumi tersebut dilakukan analisis derivative FHD dan SVD, First Horizontal Derivative (FHD) dapat menunjukkan batas suatu struktur geologi yang menyebabkan anomali dan Second Vertical Derivative (SVD) digunakan untuk menentukan jenis struktur sesar normal atau naik. Berdasarkan analisis tersebut dari 7 lintasan yang dibuat terdapat dugaan sesar yang berada di dekat gempabumi utama dengan karekteristik jenis sesar berupa sesar Oblique yang pergerakan nya mendatar naik/turun. Sesar tersebut merupakan sesar lokal yang menjadi penyebab gempabumi Pasaman Barat 25 Februari 2022. Hasil pemodelan 2 dimensi yang dibuat sebanyak 3 lintasan mempresentasikan keberadaan dugaan sesar, dan memperlihatkan model geologi bawah permukaan. Lapisan batuan pada daerah penelitian tersusun dari lanau, pasir, kerikil, batupasir tufaan, batupasir, batugamping, andesit, breksi, batusabak, kuarsit, dan lava andesit.} }