@thesis{thesis, author={Erlita Mira}, title ={Asosiasi Serangga Predator dengan Tanaman Refugia di Kebun Botani Desa Solok Kecamatan Kumpeh Ulu}, year={2023}, url={http://repository.unja.ac.id/57339/}, abstract={Serangga predator merupakan musuh alami yang sering mengunjungi tanaman penghasil madu dan nektar sebagai sumber makanan alternatif. Refugia adalah penanaman beberapa jenis tanaman yang menyediakan tempat berlindung, menyediakan sumber makanan atau sumber gizi, cenderung memiliki kelopak atau bunga berwarna cerah dengan warna mencolok yang bertujuan untuk menarik serangga musuh alami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan titik sampling yang digunakan yaitu tanam pinggir petak lahan atau disebut perimeter refugia. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik jaring ayun (sweep net), pengamatan secara langsung dan memukul cabang (branches beating). Pengambilan sampel spesies serangga predator dilakukan pagi hari pukul 06.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 15.30-17.30 WIB. Terdapat 24 spesies serangga predator yang berasosiasi dengan tanaman refugia dari 5 ordo, yaitu Coleoptera, Hymenoptera, Diptera, Mantodea, dan Odonata. Asosiasi serangga predator dengan tanaman Tagetes sp memiliki nilai indeks asosiasi kategori rendah. Serangga predator yang berasosiasi dengan Celosia sp. spesies Eumenes coronatus dengan nilai skala asosiasi 0,95, spesies Delta campaniforme dengan nilai skala asosiasi 0,76 merupakan spesies dengan nilai indeks asosiasi sangat tinggi. Keanekaragaman serangga predator yang terdapat pada tanaman refugia di kebun botani Desa Solok Kecamatan Kumpeh Ulu termasuk dalam kategori sedang. Nilai kemerataan termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan nilai dominansi tidak ada jenis yang dominan. Kata kunci : Serangga Predator, Tanaman Refugia, Indeks Asosiasi} }