@thesis{thesis, author={Indrayana Boy}, title ={Pemetaan Faktor Yang Mempengaruhi Integrasi Penggunaan E-learning: Survey Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan Universitas Jambi}, year={2023}, url={http://repository.unja.ac.id/58433/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menguji berbagai kelompok faktor eksternal yang paling banyak digunakan dalam penggunaan nyata e-learning dikalangan mahasiswa keolahragaan seperti (penggunaan media sosial, playfulness, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, sikap menggunakan dan niat menggunakan). Jenis penelitian Kuantitatif dengan Cross Sectional Survey digunakan dengan teknik total populasi penelitian sebanyak 922 dari 1072 orang mahasiswa aktif dari Jurusan Pendidikan Olahraga dan kepelatihan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi. Penelitian ini menguji dan menganalisa pengaruh langsung sehingga menghasilkan sebelas pertanyaan penelitian. Analisa data meliputi pengujian kualitas instrumen, pengujian normalitas data, pengujian kualitas model analisis, pengujian akhir hipotesis yang menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menghasilkan sembilan buah hipotesis diterima dan dua buah hipotesis ditolak. Temuan penelitian yang menjadi Novelty yaitu Hipotesis Kedua menunjukkan karena adanya efek pembelajaran sosial. Mahasiswa keolahragaan yang sering menggunakan media sosial, seperti Youtubue (video), WhatsApp, Facebook, dan Instagram, memiliki pengalaman dalam berinteraksi dan menggunakan teknologi digital. Mereka juga terbiasa dengan berbagai fitur dan aplikasi yang digunakan dalam media sosial, sehingga mereka lebih mudah menguasai dan memahami penggunaan e-learning. Selain itu, media sosial juga menyediakan informasi dan dukungan dalam bentuk diskusi dan sharing pengalaman. Mahasiswa keolahragaan dapat bertukar informasi dan pengalaman dengan teman-teman mereka di media sosial mengenai penggunaan e-learning. Hal ini dapat membantu mereka memahami dan mengatasi masalah yang muncul saat menggunakan e-learning, sehingga meningkatkan persepsi kemudahan penggunaan e-learning. Rekomendasi yang dihasilkan kepada perguruan tinggi dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan dan meningkatkan penggunaan e-learning. Perguruan tinggi perlu memperhatikan aspek usability atau kegunaan pada pengembangan sistem e-learning agar mudah digunakan oleh mahasiswa} }