@thesis{thesis, author={KHAIRUNNISA ANA}, title ={ANALISIS DAMPAK PERALIHAN LAHAN PERTANIAN SEMENTARA TERHADAP PETANI DI KELURAHAN LINGKAR SELATAN}, year={2023}, url={http://repository.unja.ac.id/58574/}, abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak peralihan lahan pertanian sementara terhadap petani di Kelurahan Lingkar Selatan, serta solusi untuk petani korban peralihan lahan pertanian sementara di Kelurahan Lingkar Selatan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan data yang digunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralihan lahan pertanian sementara terhadap petani di Kelurahan Lingkar Selatan tidak berdampak terhadap PDRB perkapita, tetapi hanya berdampak terhadap pendapatan petani itu sendiri. Kemudian peralihan lahan pertanian sementara terhadap petani di Kelurahan Lingkar Selatan juga tidak berdampak terhadap angka putus sekolah, angka kesehatan dan sarana papan. Hal ini dikarenakan petani korban peralihan lahan pertanian sementara di Kelurahan Lingkar Selatan tetap mencari usaha atau pekerjaan lain sehingga kebutuhan hidup tetap terpenuhi. Solusi untuk petani korban peralihan lahan pertanian sementara di Kelurahan Lingkar Selatan yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi berupa metode bertani secara hidroponik, dimana dinas telah memberikan program penyuluhan, pelatihan dan pembelajaran mengenai metode tersebut. Akan tetapi, solusi yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi belum diterapkan oleh petani yang menjadi korban peralihan fungsi lahan pertanian sementara di Kelurahan Lingkar Selatan, karena adanya beberapa kendala seperti keterbatasan modal yang dimiliki oleh petani untuk menerapkan program hidroponik, ketersediaan lahan yang terbatas karena lahan pekarangan sempit dan tidak ada lahan lain, serta kurangnya pengetahuan petani terhadap program hidroponik. Kata Kunci : kebijakan, peralihan lahan sementara} }