@thesis{thesis, author={Prasetyo Nugraha Adi}, title ={PENGARUH PENGERINGAN MENGGUNAKAN MICROWAVE TERHADAP KARAKTERISTIK SIMPLISIA DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata)}, year={2024}, url={http://repository.unja.ac.id/61551/}, abstract={Sambiloto (Andrographis paniculata) memiliki komponen utama yaitu andrographolide yang memiliki banyak khasiat dan aktivitas farmakologi. Kandungan andrografolid berperan sebagai immunomodulator yang mampu meningkatkan kerja sistem imun dan sebagai bahan obat, daun yang digunakan adalah bagian daun matang yang diambil dari pucuknya dan juga bebas dari kerusakan atau kecacatan, kandungan senyawa bioaktif pada suatu tanaman dapat dipengaruhi oleh metode pengeringan. Pengeringan merupakan metode yang menggunakan energi panas untuk memisahkan sejumlah air dari komponen microwave merupakan alat pengeringan sistem kerja cepat dan konsumsi energi rendah yang signifikan dari pada pengeringan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daya microwave dan lama pengeringan terhadap kualitas simplisia daun sambiloto. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan, pertama terhadap daya 110, 437, dan 746 watt dan kedua terhadap lama pengeringan 10, 12, 14 menit. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian pengaruh daya microwave dan lama pengeringan terhadap kualitas daun sambiloto yaitu dipengaruhi oleh daya dan lama pengeringan. Daya dan lama pengeringan microwave yang digunakan berpengaruh nyata terhadap kadar air, daya serap air, aktivitas antioksidan, dan total fenol. Semakin tinggi daya dan lama pengeringan yang digunakan kualitas simplisia menjadi lebih rendah. Hasil rata-rata kadar air 7,43%- 5,15 %, daya serap air 3,12-2,70 gram, aktivitas antioksidan 37,08-18,50% dan total fenol 327,04-267,38. Kata kunci: Pengeringan, Microwave, Daun Sambiloto.} }