@thesis{thesis, author={Sofa Era Maya}, title ={Implementasi Manajemen SDM dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan Di Sdit Ash Shiddiiqi Kota Jambi.}, year={2024}, url={http://repository.unja.ac.id/63291/}, abstract={jemen SDM dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SDIT Ash-Shiddiiqi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data yang valid yaitu melalui observasi, Wawancara dan dokumentasi yang diambil langsung dari para informan yaitu kepala HRD,kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SDIT Ash-Shiddiiqi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan berjalan baik dan cukup memadai, implementasi manajemen SDM melalui beberapa tahap : Melakukan proses perencanaan sumber daya manusia yang efektif; Melakukan perekrutan secara eksternal dan internal serta seleksi untuk tenaga tambahan seperti guru honorer; Menempatkan karyawan sesuai minat dan bakat; Mengadakan pelatihan agar keterampilan guru dan karyawan semakin meningkat; Melakukan penilain kinerja dalam jangka waktu satu bulan sekali; Memberikan apresiasi berupa kompensasi dan bonus sesuai dengan jabatan dan kualifikasinya; Melakukan Pemutusan hubungan kerja sesuai dengan kesepakatan bersama. Faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan manajemen sumber daya manusia di SDIT Ash Shiddiiqi yaitu: (a)Kesolidan sumber daya manusia dalam menjalankan amanah.(b)Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. (c)Memiliki sumber daya manusia yang komitmen dan ahli dibidangnya. (d) Komitmen kerja yang dibentuk melalui upaya pembinaan pekanan. Faktor penghambat keberhasilan sumber daya manusia di SDIT Ash Shiddiqi yaitu: (a) Jam kerja yang panjang (b) banyak kegiatan di luar jam mengajar (c) Terjadinya pelanggaran kontrak kerja (d) Penerapan penalti yang tidak konsisten (e) Sulit mencari sumber daya manusia memenuhi kualifikasi.} }