@thesis{thesis, author={PRANATA FENDI DWI}, title ={REDESAIN PELAT TANPA BALOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DDM (DIRECT DESIGN METHOD) STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG INTERGRATED LABORATORY FOR NATURAL SCIENCE AND FOOD TECNOLOGY JEMBER STATE UNIVERSITY}, year={2021}, url={http://repository.unmuhjember.ac.id/11282/}, abstract={Pelat adalah salah satu elemen struktur yang dibuat untuk menerima beban mati dan beban hidup. Sifatnya lebih dominan terhadap lentur, dengan ketebalan yang kecil dan bentuknya yang lebar. Sistem pelat terdiri dari beberapa macam yaitu sistem Flat Plate, sistem Waffle Slab, sitem Flat Slab, Rib Slab dan sitem Pelat Konvensional. Dengan Metode DDM, maka tingkat jepitan balok di antara pelat lebih tepat dan terukur. Sehingga ketepatan gaya dalam momen yang terjadi pada pelat lebih tepat dan akurat. Berdasarakan penelitian yang telah dilakukan terhadap struktur gedung Gedung Intergrated Laboratory For Natural Science And Food Technology Universitas Negeri Jember dapat disimpulkan bahwa berdasarakan penerapan struktur pelat yang tanpa balok dengan menggunakan metode DDM didapatkan ketebalan pelat senilai 15 cm. Kata kunci: Pelat, Metode DDM.} }