@thesis{thesis, author={Malaya Elsanti Feby}, title ={Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas XI Dalam Menyelesaikan Soal Konten Data Dan Ketidakpastian Ditinjau Dari Kecerdasan Majemuk}, year={2022}, url={http://repository.unmuhjember.ac.id/14395/}, abstract={Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 03 Januari 2022 di kelas XI MIPA 4 SMAN Pakusari, banyak siswa yang kurang paham terhadap soal numerasi. Terdapat banyak siswa yang kurang mampu dalam memahami kalimat, kurang pemahaman siswa dalam menganalisis soal, serta kurangnya siswa dalam menerapkan konsep matematika dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas XI dalam menyelesaikan soal konten data dan ketidakpastian ditinjau dari kecerdasan majemuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pelaksanaan penelitian pada tanggal 9 Juni 2022 dikelas XI MIPA 4 SMAN Pakusari. Peneliti menggunakan 4 teknik pengumpulan data yaitu angket kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences), tes, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini berjumlah 4 siswa yang diperoleh dari hasil pengisian angket kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences) dan hasil jawaban kemampuan matematika pada soal numerasi. Subjek penelitian terpilih adalah subjek dengan kategori kecerdasan verbal linguistik-logis matematis dan subjek dengan kategori kecerdasan verbal linguistik-spasial. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa subjek dengan kategori kecerdasan verbal linguistik-logis matematis dan subjek dengan kategori kecerdasan verbal linguistik-spasial mampu menyelesaikan masalah matematika pada soal numerasi. Seluruh siswa dengan kategori kecerdasan verbal linguitik-logis matematis dan siswa dengan kategori kecerdasan verbal linguistik?spasial dapat memenuhi 3 indikator kemampuan numerasi. Siswa dengan kategori kecerdasan verbal linguistik-logis matematis dalam menyelesaikan masalah menggunakan penyelesaian secara sistematis, sedangkan siswa dengan kategori kecerdasan kecerdasan verbal linguistik-spasial lebih memahami masalah dengan menggunakan visual/gambar yang ada pada soal masalah.} }