@thesis{thesis, author={Sari Cindy Puspita}, title ={Hubungan Usia dan Paritas Ibu Hamil dengan Prediksi Kejadian Preeklampsia di RSD Kalisat Kabupaten Jember}, year={2022}, url={http://repository.unmuhjember.ac.id/15244/}, abstract={Pendahuluan : Salah satu penyebab tingginya AKI adalah preeklampsia, usia dan paritas faktor predisposisi penyebab preeklampsia. Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan dengan tiga gejala utama yaitu hipertensi >140/90 mmHg, proteinuria dan pembengkakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara usia dan paritas ibu dengan kejadian preeklampsia di RSD Kalisat Kabupaten Jember. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 355 ibu hamil dengan sampel 189 ibu hamil trimester II dan III. Menggunakan tekhnik quota sampling. Analisis Bivariat uji Chi Square. Hasil : Analisis memaparkan bahwa usia <20 dan >35 tahun sejumlah 98 (51,6%), usia 20-35 berjumlah 91 (47,9%). Ibu multigravida sejumlah 112 (59,3%), primigravida dan grandemultigravida sebanyak 77 (40,7%). P value 0,000 dimana ? < 0,05 sehingga H0 ditolak, artinya ada hubungan antara usia dan paritas dengan prediksi kejadian preeklampsia di RSD Kalisat. Pembahasan : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas ibu hamil di RSD Kalisat mengalami preeklampsia. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan penelitian (Hutagol, 2016) dengan judul ?Hubungan Usia Dan Paritas Ibu Dengan kejadian Preeklampsia Di Ruang Poli Kebidanan RS Kolonel Abundjani Bangko? menunjukkan usia dan paritas memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian preeklampsia. Diskusi : Rekomendasi bagi ibu dan institusi pelayanan kesehatan untuk lebih sering memberikan edukasi mengenai kehamilan.} }