@thesis{thesis, author={Widodo Petrus Sunusmo Galih}, title ={Persiapan pembinaan katekese sakramen penguatan dalam praktik mempersiapkan anggota gereja}, year={2019}, url={}, abstract={Sakramen merupakan jalan atau upaya yang dihadirkan dalam hidup umat manusia untuk masuk kedalam hadirat Allah. Sakramen penguatan merupakan bagian dari sakramen inisiasi. Orang yang boleh menerima sakramen penguatan harus sudah menerima sakramen baptis. Sakramen baptis membuat kita lahir kembali ke dalam kehidupan baru sebagai anak Allah. Kita menjadi anak Allah, dalam proses pertumbuhan seorang anak pasti akan menjadi dewasa. Dalam kehidupan spiritual, kedewasaan spiritual ditandai dengan menerima Sakramen Penguatan. Sakramen penguatan memampukan kita mengemban hak dan tanggung jawab dalam komunitas Kristiani. Sakramen Penguatan sebuah penanda yang membakar semangat Roh Kudus yang ada dalam diri, mengangkat kita menjadikan sempurna dalam perjalanan spritual. Roh Kudus memampukan manusia untuk mengatasi segala kekurangan dalam diri. Kesadaran untuk memahami Sakramen Penguatan bergantung pada masa pendidikan Katekese Sakramen Penguatan. Pemahaman yang benar membuat orang tidak bisa menolak yang benar dan tahu bagaimana seharusnya bertindak. Ketika seorang sudah tahu bagaimana yang benar maka akan lebih mudah untuk diajak aktif. Katekis memegang peranan penting dalam memberikan pemahaman Sakramen Penguatan yang benar kepada para calon katekumen. Para pengajar (katekis) dapat mengajarkan yang benar ketika mereka siap dan paham akan sakramen penguatan hal ini terjadi bila mereka sadar pentingnya jati diri mereka sebagai katekis dan sadar betapa pentingnya peran mereka dalam tugas pewartaan.} }