@thesis{thesis, author={Damayanti Septania Navy and SANTI NOVI NITYA and WIGUNA FRANS ADITIA}, title ={PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP KECERDASAN EMOSI ANAK SDN TIRON 4 KABUPATEN KEDIRI}, year={2022}, url={http://repository.unpkediri.ac.id/5057/}, abstract={Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti dan wawancara narasumber, bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua siswa usia sekolah dasar ini masih banyak yang keliru. Pola asuh otoriter paling banyak diterapkan oleh para orang tua, padahal banyak dampak negatif dari penerapan pola asuh tersebut, seperti penurunan pada kecerdasan emosi diantaranya mengenali emosi diri, mengelola emosi, dan membina hubungan. Permasalahan penelitian ini adalah (1) Apakah pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam mengenali emosi diri pada anak SDN Tiron 4 Kabupaten Kediri? (2) Apakah pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam mengelola emosi pada anak SDN Tiron 4 Kabupaten Kediri? (3) Apakah pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam membina hubungan pada anak SDN Tiron 4 Kabupaten Kediri? Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Membuktikan pengaruh pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi dalam mengenali emosi diri pada anak SDN Tiron 4 Kota Kediri. (2) Membuktikan pengaruh pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi dalam mengelola emosi anak SDN Tiron 4 Kota Kediri. (3) Membuktikan pengaruh pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi dalam membina hubungan pada anak SDN Tiron 4 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tiron 4 Kabupaten Kediri. Pada penelitian ini penyajian data dalam bentuk angka-angka statistik yang berkaitan dengan pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi anak. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam mengenal emosi diri termasuk kategori rendah dengan frekuensi 4 siswa atau sebesar 23,5% . (2) Pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam mengelola emosi termasuk kategori sedang dengan frekuensi 10 siswa atau sebesar 58,95. (3) Pola asuh otoriter berpengaruh terhadap kecerdasan emosi dalam membina hubungan termasuk kategori sangat rendah dengan frekuensi 3 siswa atau sebesar 17,6%. Berdasarkan uji hipotesis, hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai korelasi sebesar -0,565 dengan nilai signifikansi 0.018. Karena korelasi bernilai negatif dan nilai signifikansi < 0,05. Dimana dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi siswa kelas 5 SDN Tiron 4 Kabupaten Kediri.} }