@thesis{thesis, author={Nisa Indah Khoirun and SAMIJO SAMIJO and SULISTIYONO BAMBANG AGUS}, title ={PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PROGRAM LINEAR BERBASIS POLYA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN HIPPOCRETES GALENUS}, year={2022}, url={http://repository.unpkediri.ac.id/5802/}, abstract={Proses berpikir kritis sudah dimiliki oleh setiap peserta didik, namun kadar dari berpikir kritis tersebut berbeda, proses berpikir dalam menyelesaikan permasalahan matematika dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik kepribadian yang dimiliki peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses berpikir kritis setiap siswa berbasis Polya ditinjau dari tipe kepribadian menurut Hippocretes Galenus, yaitu tipe kepribadian koleris, melankolis, pleghmatis, dan sanguinis. Salah satu materi yang dihadapi peserta didik dan harus berpikir kritis untuk memecahkan masalahnya adalah program linear. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan maka peneliti melakukan pengambilan data sebanyak 2 kali, untuk masuk tahap proses analisis data. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses berpikir setiap siswa berbeda ? beda ditinjau dari masing ? masing tipe kepribadian. 1) Ditinjau dari subjek bertipe kepribadian melankolis, proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika program linear berbasis Polya yaitu melakukan langkah-langkah pemecahan masalah dengan runtut dan jelas, subjek tidak mampu memenuhi untuk langkah kedua menuliskan rencana penyelesaian, 2) Ditinjau dari subjek bertipe kepribadian koleris, proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika program linear berbasis Polya yaitu subjek tidak mampu melakukan langkah ? langkah pemecahan masalah, subjek tidak mampu menemukan jawaban yang tepat. 3) Ditinjau dari subjek bertipe kepribadian pleghmatis, proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika program linear berbasis Polya yaitu, subjek mampu melaksanakan langkah ? langkah pemecahan masalah berbasis Polya dengan runtut dan jelas serta jawaban yang tepat, 4) Ditinjau dari subjek bertipe kepribadian sanguinis, proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika program linear berbasis Polya yaitu, subjek mampu melaksanakan pemecahan masalah berbasis polya dengan runtut dan jelas, tetapi tidak pada langkah menuliskan rencana penyelesaian. Untuk peneliti lanjutan diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan memperhatikan kesesuaian peneliti.} }