@thesis{thesis, author={Alberus Rega Styannes}, title ={PROVOKASI BARAT SEBAGAI FAKTOR TERBENTUKNYA PEMIKIRAN AGRESIF JEPANG}, year={2015}, url={http://repository.unsada.ac.id/1930/}, abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui provokasi Barat sebagai penyebab terbentuknya pemikiran agresi Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan dan metode deskriptif analisis. Pada Perang Dunia II, Jepang dikenal sebagai salah satu negara agresor dengan pemikiran yang agresif. Pemikiran agresif Jepang ini tidak semata-mata terbentuk begitu saja, tetapi merupakan sebuah hasil proses akumulasi dari berbagai faktor sejak kurun waktu yang lama. Salah satu faktor utama tersebut adalah provokasi dari Barat seperti hasutan Ordo Jesuit yang menjadi dalang dari Pemberontakan Kristen Nagasaki pada 1637-an, pemaksaan untuk membuka pelabuhan Jepang oleh Komodor Perry dengan armada Kurofune, perjanjian-perjanjian tidak adil yang dipaksakan Negara Barat dari era Bakumatsu sampai tahun 1930, pengucilan Jepang dari pergaulan internasional pada tahun 1937, hingga pembekuan modal Jepang di Amerika dan embargo besi, baja dan minyak pada tahun 1941.} }