@thesis{thesis, author={Atik Surtika}, title ={TATA NILAI DAN MORAL MASYARAKAT JEPANG MELALUI ANALISA SHUJUU NO KANKEI DALAM "HAGAKURE'' YAMAMOTO TSUNETOMO}, year={2004}, url={http://repository.unsada.ac.id/2806/}, abstract={Tata nilai dan moral suatu kelompok masyarakat dapat dianalisa sebagai nilai budaya yang merupakan identitas keiorpok masyarakat tersebut. Sistem hirarki yang mengatur adanya perbedaan kedudukan pada kelompok masyarakat Jepang, menimbulkan beragam tata nilai moral yang khas dalam hubungan sosial vertikal dan hubungan sosial horisontal didalamnya. Shujuu no kankei adalah hubungan vertikal antara majikan dan pengikutnya. Sedangkan shujuu no kankei yang dimaksud Yamamoto Tsunetomo dalam bukunya Hagakure, adalah hubungan antara daimyo dengan samurai pengikutnya. Kedua belah pihak memiliki kewajiban­ kewajiban di dalam ikatan hubungan tersebut. Bagi samurai di zaman feodal, kewajiban yang paling utama adalah menjaga kehormatan dan mengabdi dengan kesetiaan absolut kepada majikan dan klan-nya. Nilai moral yang demikian dijawai oleh kemegahan jalan hidup samurai atau bushido yang puncaknya adalah berani mati alas nama kesetiaan dan kehormatan.} }