@thesis{thesis, author={Hengky Firmansyah}, title ={MEMAHAMI MAKNA PENINGKATAN STATUS BADAN PERTAHANAN MILITER JEPANG MENJADI DEPARTEMEN PERTAHANAN}, year={2007}, url={http://repository.unsada.ac.id/3058/}, abstract={Setelah Jepang mengakhiri politik isolasi yang berlangsung lebih dari 250 tahun. Jepang mengirim para pemuda-pemuda terpilih ke Eropa dan Amerika untuk belajar segala ilmu pengetahuan Barat. Semenjak itu dengan waktu singkat Jepang dapat memodemisasi negaranya terutama dalam bidang militer. Dengan kekuatan militer yang dimilikinya Jepang mulai menduduki negara-negara di sekitarnya. Jepang juga memutuskan untuk melawan kekuatan Amerika dengan menyerang pangkalan militer Amerika di Pearl Harbour, karena itu Amerika dan sekutunya menyerang Jepang dengan menjatuhkan born atom di Hiroshima dan Nagasaki dan memaksa Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Dari rentetan peristiwa itu akhirnya pada tahun 1947 Jepang tidak diperbolehkan memiliki kekuatan militer sendiri (Demiliterisasi), namun memasuki tahun 2007 dengan adanya ancaman di wilayah sekitar Jepang, yaitu adanya bahaya ancaman nuklir Korea-Utara, Jepang mulai mempertimbangkan hal tersebut dan Amerika mengabulkan keinginan Jepang untuk memiliki Departemen Pertahanan yang sebelumnya adalah Badan Pertahanan dibawah kantor Kabinet.} }