@thesis{thesis, author={Maududi Arafat}, title ={MEMBANGUN EKONOMI JEPANG DENGAN KONSEP DARI HATI KE HATI (KOKORO TO KOKORO)}, year={2005}, url={http://repository.unsada.ac.id/3223/}, abstract={Dengan keinginan yang keras untuk menyamai perekonomian Negara-negara Imperialis Barat, Jepang mencoba untuk membalikan keadaan sebagai bangsa terjajah menjadi bangsa yang menjajah. Jepang melakukan ekspansinya dengan kekuatan militernya ke wilayah geopolitical Negara Jepang antara lain: Cina, Korea dan Negara­ negara Asia Tenggara, ternyata gag al. Jepang mencoba sekali lagi ekspansinya melalui bidang ekonomi akan tetapi terjadi kendala dalam bidang politik karena keduanya tidak dapat dipisahkan. Perdana Menteri Jepang yang ke-42 yaitu mencoba mengganti kebijakan Perdana Menteri Yoshida Shigeru "Seikei Bunri" dengan kebijakan yang berdimensi cultural "kokoro to kokoro", pendekatan yang tidak memikirkan ekonomi saja melainkan memikirkan juga saling pengertian (tepo seliro). Kebijakan ini menjadi awal bagi Jepang menjadi mitra terdekat dalam kerjasama ekonomi di wilayah Asia dan Asia Tenggara khususnya dan Dunia umumnya.} }