@thesis{thesis, author={Arisa Pritini}, title ={KEHIDUPAN GEISHA DALAM LUKISAN UKIYO-E KARYA KITAGAWA UTAMARO}, year={2005}, url={http://repository.unsada.ac.id/3271/}, abstract={Gaya lukisan Jepang dipengaruhi oleh agama Budha dari negara Cina yang masuk pada abad ke delapan zaman Nara (646-794). Teknik Lukis cukilan kayu ukiyo-e ini baru berkembang pada abad ke tujuh belas dan pengembangan lukisan ini diakhiri dengan teknik lukisan penyempurnaan dari lukisan cetak hanga yai tu teknik lukis beragam warna nishiki-e yang sebelumnya lukisan ukiyo-e ini monochrom. Ukiyo-e mengalami kemunduran pada abad ke sembilan belas yaitu, seiring dengan berakhirnya zaman Edo (1603-1867). Kitagawa Utamaro (1753-1806), adalah salah satu seniman ukiyo-e yang masyur dengan kepiawaiannya dalam melukis wanita cantik bijin-ga. Teknik lukis bijin-ga Utamaro diangggap paling evokati f diantara seniman pada zamannya. Kecintaan terhadap sosok wanita, melahirkan mahakarya dalam pencerminan kehidupan geisha dalam lukisannya. Kepiawaian dalam pengungkapan hasil cermatan yang tajam terhadap setiap individu dapat dengan jelas ditangkap oleh Utamaro kedalam setiapkarya lukisannya. Hal tersebutlah yang menjadikan Kitagawa Utamaro seniman yang paling evokatif dalam menangkap esensi geisha dalam karyanya.} }