@thesis{thesis, author={Putrei Nur Smilan}, title ={KLENTENG TIEN KOK SIE (PASAR GEDE-SOLO)}, year={2014}, url={http://repository.unsada.ac.id/5802/}, abstract={Klenteng adalah sebuah bangunan yang dijadikan sebagai tempat peribadatan oleh orang Tionghoa pada umumnya. Bangunan klenteng umumnya memiliki beberapa ruang, yaitu ruang depan, ruang utama, dan ruang serbaguna lainnya. Masyarakat Tionghoa di Kata Solo sebagian besar terdiri dari beberapa suku yaitu: Hokkian (Fu Kien), Hakka (Khck), Teo chiu, Kwang fu (Kanton), Hin An,(Hing hua). Kota Solo klenteng Klenteng Tien Kok Sie (zhen guo si) merupakan klenteng tertua dan terbesar. Klenteng Tien Kok Sie mempunyai beberapa fungsi, yaitu : sebagai tempat peribadatan dari tiga ajaran agama (Taoisme, Konghucuisme, Buddhisme) yang sering disebut Tridharma, sebagai tempat untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan menolong sesame, sebagai tempat yang melestarikan kebudayaan Tionghoa seperti atraksi liong dan barongsai, wayang potehi dan beberapa makanan khas lainnya dalam kebudayaan Tionghoa, dan kebudayaan Tionghoa lainnya.} }