@thesis{thesis, author={Jatmiko Budi Laksono}, title ={PERANAN MASJID LAUTZE BAGI MASYARAKAT MUSLIM TIONGHOA}, year={2009}, url={http://repository.unsada.ac.id/5897/}, abstract={Membicarakan suatu suku bangsa tentunya tidak terlepas dari membicarakan kebudayaan, ajaran serta agama yang dianutnya. Masyarakat Tionghoa sebagai salah satu suku bangs a di Indonesia mempunyai jumlah yang cukup banyak. Menurut data sensus pada tahun 2000, jumlah masyarakat Tionghoa kira-kira mencapai tiga juta orang, yaitu sekitar 1,5 % dari penduduk Indonesia'. Masyarakat Tionghoa pada umumnya sangat menjaga kebudayaan dan adat istiadat mereka, tidak terkecuali dengan unsur kepercayaan clan agamanya yang mengakar kuat secara turun temurun. Kepercayaan mereka telah dianut turun secara temurun oleh nenek moyang dan leluhurnya. Kepercayaan ini disebut samkauw (sanjiiao - ), sanjiao memiliki arti tiga ajaran, san berarti tiga dan jiao berarti ajaran. Di Indonesia sanjiao disebut Tridharma, yaitu merupakan ajaran yang mengambil inti dari filosofi tiga agama di Cina yaitu Daoisme, Konfusianisme dan Budhisme. Selain menganut kepercayaan sanjiao sebagian besar masyarakat di Indonesia juga menganut agama lain seperti Islam, Kristen dan Katolik.} }