@thesis{thesis, author={Annisa Mutiara Ramadhani}, title ={TINJAUAN PEMBANGUNAN KAPAL DENGAN METODE FULL OUTFITTING BLOCK SYSTEM PADA KAPAL COASTER 1200 GT}, year={2014}, url={http://repository.unsada.ac.id/6072/}, abstract={Pembangunan kapal di Indonesia masih kalah bersaing dengan Negara­ negara tetangga dengan pennasalahan kapal - kapal yang dibangun di Indonesia tidak tepat waktu pada penyelesaiannya karena banyak faktor yang mempengaruhi sistem produksi pembangunan kapal tersebut, antara lain adalah tidak tepatnya sistem produksi yang digunakan dan juga terbatasnya fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki galangan tersebut. Teknologi untuk membangun kapal mengalami perkembangan mulai dari sistem komponen atau metode tradisional/konvensional sampai dengan sistem blok atau metode modern. Beberapa galangan di Indonesia sudah menggunakan sistem blok dalam pembangunan hull, tetapi tidak termasuk outfitting. Untuk pemasangan sistem pemipaan dan instalasinya galangan kapal diindonesia rnasih menggunakan sistem on-board atau melakukan pemasangan pemipaan setelah pekerjaan konstruksi badan kapal selesai. Hal ini adalah salah satu yang membuat lamanya proses pembangunan kapal di Indonesia, sedangk:an Negara - negara lain sudah menggunakan metode Full Outfitting Block System (FOBS) sehingga produktivitas pembangunan kapalnya terutama dalam segi waktu sangat efisian. Untuk itu penulis menganalisa suatu sistem produksi yang ditinjau dari segi efisiensi wak.tu dalam perhitungan jam kerja yang dibutuhkan dari kedua metode tersebut yaitu metode block system konvensional dan metode Full Outfitting Block System (FOBS). Dengan studi kasus, meninjau pembangunan kapal yang dilakukan di galangan X Jakarta yaitu kapal Coaster 1200 GT dengan pembangunan sistem pemipaannya di 2 blok Frame 10 - Frame 29 dengan menghitung efisiensi waktunya menggunakan metode Full Outfitting Block System (FOBS) dengan metode Block system konvensional. Dari basil penelitian ini dapat dibuktikan bahwa metode Full Ouljitting Block System (FOBS) dapat meningkatkan produktivitas galangan kapal ditinjau dari segi efisiensi waktunya.} }