@thesis{thesis, author={Arman Kurniawan}, title ={USULAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERAWATAN DI PT.X}, year={2007}, url={http://repository.unsada.ac.id/6648/}, abstract={PT ·x· adalah perusahaan industri yang menghasilkan Radiator, Filters, Fan guard, dan Tanks (Fuel and Hydrolic). Dalam sistem perawatan yang dilaksanakan pada bagian maintenance mempunyai kekurangan atau masalah, adapun masalah tersebut yaitu pada sistem informasi perawatan yang ada, karena tidak adanya sis/em dan prosedur yang baku dalam kegi a tan perawatan yang mengakibatkan kurang terstrukturnya pola kerja service mesin, i speksi mesin dan penanganan kondisi abnormal mesin. Disamping itu, manajemen data yang diperlukan dalam rangka mendukung kegiatan perawatan masih dilakukan secara manual. n Untuk menanggulangi masalah tersebut, maka diusulkan sistem dan prosedur kerja yang baku. Tahapan-tahapan penelitian yang digunakan adalah penetapan kebijakan, analisis pengembangan sistem informasi perawatan dan desain sistem (untuk mendukung kegiatan pengembangan sistem perawatan yang diusulkan dengan manajemen data yang terkomputerisasi). Untuk mendapatkan sistem dan prosedur yang baik, maka dilakukan 3 tahapan. Tahapan pertama penetapan kebijakan dalam perbaikan sistem dan prosedur kerja yang baku yaitu pada kegiatan service mesin, i speksi mesin, dan penanganan kondisi abnormal (breakdown machi n n e), serta pada pembuatan /aporan (formu/ir), adanya revisi dengan memberikan penambahan pengisian pada kolom dengan melihat keadaan kebutuhan informasi yang diperlukan untuk perusahaan. Tahap kedua anali is sistem merupakan tahapan yang kritis dan sangat penti n s g karena kesalahan ditahap i i akan menyebabkan kesalahan pada tahap keseluruhan. Kemudian tahapan ketiga ada/ah desain sistem, penggunaan sistem informasi yang menggunakan media komputer dengan melalui Microsoft Acess. n Pengembangan sistem prosedur dan flowchart menjadikan alur kerja yang lebih baik, mengurangi tingkat ketidak akuratan data dan kerahasian file. Perubahan serta penambahan pada elemen/kolom kegiatan dalam form pengisian laporan, dapat membantu sistem perawatan dalam mengambil keputusan dengan memberikan data aktivitas mesin maka kondisi mesin dapat lebi diamati dan data yang diperoleh lebih akurat dan rinci. Se/ain itu, adanya pengembangan perancangan sistem melalui data entry maka kegiatan menjadi lebih terjadwal. Dibanding dengan sistem yang lama yang menggunakan dokumen I arsip, sehingga untuk kebutuhan informasi berjalan dengan lambat disebabkan pencarian dokumen membutuhkan h dilakukan secara manual, serta laporan yang dihasilkan dalam jangka. aktivitas tambahan dan pengolahan datanya masi} }