@thesis{thesis, author={Deny Ferdian}, title ={ANALISIS PELAKSANAAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN DENGAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DIPT.X}, year={2003}, url={http://repository.unsada.ac.id/6696/}, abstract={pT X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif. Untuk perbaikan dan peningkatan manajemen perusahaan PT X telah menerapkan konsep TPM. Tetapi dalam penerapan TPM ini masih banyak kekuranganya, misalnya mengenai efektifitas mesin yang belum optimal dengan masih banyaknya terjadi breakdown pada me sin-me sin yang digunakan. T ujuan untuk mencapai titik optimal zero defect belum bisa dijangkau walaupun penerapan TPM telah berjalan di PT X ha/ ini disebabkan kualitas sumber daya manusia yang ada masih kurang mendukung terutama tingkat ketrampilan operator, untuk itu perlu adanya perbaikan guna peningkatan hasil dalam penerapan TPM di PT X Salah satu metode untuk penyelesaian masalah penerapan TPM dapat dilakukan dengan penentuan efektifitas mesin-mesin yang ada dengan menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness) tiap-tiap mesin. Disamping itu untuk meninjau sejauh mana penerapan TPM dijalankan dapat di/akukan dengan penyebaran kuesioner kepada objek penelitian yang selanjutnya ditujukan untuk mengetahui kekurangan­ kekurangan dalam penerapan TPM tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu tahap awal mengumpulkan data untuk OEE dan data pelaksanaan TPM di PT. X dengan menggunakan instrumen kuisioner Kuisioner dibagi dalam 4 variabel penelitian yaitu: mengenai kondisi mesin, sistem pemeliharaan, ketrampilan operator, dan penerapan TM Selanjutnya Melakukan perhitungan OEE me/alui perhitungan terhadap avaibility, performance efficiency, dan rate of quality product, kemudian melakukan analisis sistem penerapan TPM untuk menentukan usulan­ usu/an yang akan diberikan untuk perbaikan penerapan TPM di PT X. Hasil-hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: nilai OEE tahun 2002 (setelah penerapan TM) untuk mesin Oven Top Coat berkisar antara 50% - 80%, mesin Hot Water Machine berkisar antara 52%- 79%, mesin Electric Chain Hoist berkisar antara 51 % -- 81%, dan me sin Washing Machine berkisar antara 50% - 79%, dengan demikian presentase nilai OEEnya masih kurang dari 85% (OEE harus 85%) sedangkan dari kuesioner 50% responden menyatakan kondisi mesin kurang baik, 39% responden yang menyatakan bahwa pelaksanaan system pemeliharaan dilaksanakan sesuai rencana, 61% responden menyatakan tidak mengerti cara membongkar/memasang mesin, dan 37% responden menyatakan mengerti tentang konsep TPM, sehingga usulan perbaikan untuk penerapan TPM yang dapat diberikan adalah melalui peningkatan tahap pengembangan TPM, peningkatan kegiatan peme/iharaan dan pengadaan kegiatan pelatihan ketrampilan. Melihat ha/­ hal di atas maka analisis penerapan TPM untuk meningkatkan efektifitas mesin dengan OEE di PT. X perlu dilakukan guna peningkatan hasil dari penerapan TPM yang telah dilakukan.} }