@thesis{thesis, author={Najudin Najudin}, title ={PENENTUAN KEBIJAKSANAAN PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE VARIABLE COSTING STUDI KASUS PADA PT. X}, year={2001}, url={http://repository.unsada.ac.id/6964/}, abstract={PT.X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri Beton. Produk yang di hasilakan adalah Pc. Spun pile dan Pc. Beam. Kebijaksanaan penjualan sangat menentukan perusahaan dalam mengambil langkah-langkah atau strategi yang di perlukan untuk memasarkan produk kepada konsumen, juga sangat mempengaruhi perusahaan dalam memperoleh /aba atau keuntungan dan mengupayakan pertumbuhan yang berkesinambungan. Analisa penjualan yang layaknya di terima untuk di jadikan penentuan harga jual suatu produk, di pengaruhi oleh berbagai faktor baik intern maupun ekstern. Metode Variable Costing ini akan lebih banyak di tujukan pada perencanaan dasarkan pada laporan rugi laba yang di proyeksikan'di susun dan bagaimana harga di bentuk di laba jangka pendek perusahaan dapat di laksanakan dengan mudah jika di lihat dari volume penjualan, jumlah produksi terjual serta faktor yang mempengaruhi. Faktor ini antara lain: dari faktor intern yaitu biaya yang membentuk unit harga pokok penjualan variable. Perhitungan Break even point terhadap kelayakan harga jual yang di peroleh berdasarka faktor intern tersebut akan menyajikan data harga pokok penjualan. Hasil perhitungan yang di volume gunakan terhadap di penjualan yang lakukan pada PT.X ternyata vlume penjualan untuk beton Pc. Spun Pile pada tahun 2001-2002 mengalami penurunan sebesar 0,29 % Sedangkan untuk beton Pc. Beam mengalami Adanya data ini dapat mengambil penentan kebijaksanaan penjualan dalam upaya meningkatkan volume penjualan dan dari hasil pengujian hipotesis akan di tarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode variable costing maka akan dapat di buat suatu kebijakan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan. Dari hasil yang terlihat di ketahui bahwa volume penjualan dengan pengujian kenaikan sebesar 405 %. hipotesis perusahaan tersebut tidak mengalami kerugian sehingga PT.X dapat menerapkan metode variable costing guna meningkatkan kebijaksanaan penjualan yang akan datang.} }