@thesis{thesis, author={Shofura Nabila Wicaksono}, title ={Editorial Shifts in English – Indonesian Translation on Paula Hawkins’ Novel “The Girl on the Train”}, year={2018}, url={http://repository.unsada.ac.id/697/}, abstract={This term-paper discusses about editorial shifts in English-Indonesian translation. This analysis is mainly aimed at finding out the variations of the translation shift from English into Indonesian that occur in these two novels. The data were collected and identified, the data were rewritten and they were classified according to their types, then the data are analyzed descriptively using the theory of translation shifts. The types of translation shift are found the data source. They can be divided into two, level shifts and category shifts. Category shifts can be divided into four; they are structure shift, class shift, unit shift, and intra-system shift. Generally, the shifts that occurred in the translation were caused by some reasons; the different structure of the source language and the target language, English has tenses but Indonesian does not have it, and each language has its own form to express the meaning. Keywords: translation editorial, translation shifts, translation. Skripsi ini membahas tentang pergeseran editorial dalam terjemahan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Analisis skripsi ini bertujuan untuk menemukan variasi dari pergeseran terjemahan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia yang terjadi di dua novel tersebut. Saat data dikumpulkan dan diteliti, data ditulis ulang dan dikelompokkan menurut jenis-jenisnya, kemudian data dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori pergeseran terjemahan. Jenis-jenis pergeseran terjemahan telah ditemukan di sumber data. Pergeseran dapat dibagi menjadi dua, pergeseran level dan pergeseran kategori. Pergeseran kategori dapat dibagi menjadi empat, yaitu pergeseran struktur, pergeseran kelas, pergeseran unit dan pergeseran intra-system. Umumnya, pergeseran ini terjadi di terjemahan karena beberapa sebab; yaitu struktur dari bahasa sumber dan bahasa target adalah berbeda, bahasa Inggris memiliki bentuk waktu tetapi bahasa Indonesia tidak memilikinya, dan setiap bahasa memiliki bentuknya sendiri untuk mengungkapkan makna. Kata kunci: editorial terjemahan, pergeseran terjemahan, terjemahan.} }