@thesis{thesis, author={Bagas Aji Juliantono}, title ={ANALISIS SISTEM ANTRIAN YANG OPTIMAL PADA PROSES PRODUKSI PANEL TEMBAGA BUSBAR DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE PROMODEL DI PT TRIAKARYA TOSAN JAYA}, year={2019}, url={http://repository.unsada.ac.id/7633/}, abstract={PT. Triakarya Tosan Jaya merupakan salah satu perusahaan yang meproduksi produk Panel Tembaga Busbar dengan berbagai macam jenis di Indonesia.. berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti diketahui bahwa masih banyaknya terjadi jumlah antrian pada hasil produksinya sehingga terhambatnya aliran produksi untuk setiap produksinya. Maka disini peneliti akan melakukan analisis sistem antrian dengan simulasi Software Promodel untuk meminimalisir antrian produksi Panel tembaga busbar diproduksi secara kontinu mengingat permintaan yang cukup tinggi. Dalam proses produksi dilakukan berurutan, artinya sistem antrian yang digunakan dalam proses produksinya mengambil sistem dengan cara FIFO (First In First Out) dimana produk yang lebih dahulu masuk akan diselesaikan pertama kali sesuai urutannya. Pada sistem antrian produksi yang diterapkan saat ini disimulasikan dengan menggunakan software Promodel dimana hasil simulasi akan diolah kemudian akan menghasilkan alternative-alternatif yang dapat mengatasi permasalahan antrian pada produksi panel tembaga busbar Data yang dikumpulkan kemudian diolah untuk melihat dimana antrian sebenarnya terjadi. Hasil simulasi menyimpulkan bahwa antrian terjadi pada stasiun pemotongan 1 rata-rata jumlah antrian 20,49 unit, rata-rata waktu menunggu selama 12,23 menit. Pemotongan 2 rata-rata waktu menunggu selama 7,83 menit dan 13,12 unit rata-rata jumlah antrian . Punching 1 rata-rata waktu menunggu selama 11,60 menit dan memiliki 19,43 unit rata-rata jumlah antrian. Dengan simulasi yang telah dilakukan maka dapat terlihat pada stasiun tersebut terjadi antrian pada proses produksinya. Setelah dilakukan penelitian ditemukan 3 alternatif untuk menyelesaikan antrian produksi. Adapun alternative terpilih yaitu Uji Sensitivitas 3 dengan menurunkan waktu distribusi Pemotongan dari distribusi Normal(20.3, 1.59) menjadi Normal(19.5, 1.01), Punching 1 dari Normal(23.9, 1.72) menjadi Normal(19.4, 1.09), Pemotongan 2 dari Normal(20.4, 1.81) menjadi Normal(19.4, 1.21), Punching 2 dari Normal(24.8, 1.44) menjadi Normal(19.9, 1.11), Bending 2 dari Normal(24.9, 1.45) menjadi Normal(19.7, 1.45). alternative tersebut terpilih karena dengan menurunkan waktu pengerjaan pada stasiun-stasiun kerja tersebut terbukti dapat menghilangkan jumlah antrian pada proses produksi panel tembaga busbar.} }