@thesis{thesis, author={Dicky Pangestu}, title ={PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENGURANGI BEBAN KERJA OPERATOR PADA PROSES GULUNGAN HPL DENGAN METODE NIOSH DI PT X}, year={2023}, url={http://repository.unsada.ac.id/7661/}, abstract={Dalam aktivitas proses kerja PT.X dalam pelaksanaannya pada bagaian warehousing menggunakan metode konvensional yaitu manual material handling yang terdiri dari aktivitas kerja isi ulang material, picking, gulungan dan trolley sehingga tidak jarang menimbulkan keluhan-keluhan sakit oleh operator warehousing yang disebabkan oleh beban kerja yang berat dan metode kerja yang berisiko. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuesioner Nordic Body Mapping untuk mengetahui proses kerja yang memiliki risiko tertinggi, lalu melakukan pengukuran beban kerja dengan metode NIOSH dengan cara menghitung Recommended Weight Limit (RWL) serta risiko kerja dengan Lifting Index (LI) dan pengukuran antrhopometri tubuh operator untuk selanjutnya digunakan perancangan alat bantu kerja pada operator Berdasarkan hasil analisis, bahwasannya proses kerja Gulungan memiliki nilai keluhan tertinggi yaitu 58% mengeluhkan rasa sakit lalu peneliti melakukan pengukuran beban kerja terhadap proses kerja gulungan diperoleh nilai RWL dibawah 45 kg dimana benan angkat actual 45 kg sedangkan pada LI semua aktivitas gulungan memiliki nilai diatas angka satu artinya memiliki risiko tinggi selanjutnya peneliti mengusulkan perancangan alat terhadap proses aktivitas gulungan, dengan adanya alat bantu berpengaruh terhadap proses aktivitas kerja dimana sebelumnya memiliki 4 aktivitas kerja dengan 3 aktivtas pengangkatan, setelah menggunakan alat bantu hanya memiliki 1 aktivitas pengankatan kerja dan mengurangi 2 aktivitas pengangkatan yg memiliki nilai LI di atas 1, alat bantu juga berpengaruh terhadap kemudahan bekerja setelah dilakukan analisa dengan menggunakan metode NIOSH diperoleh rekomendasi pengangkatan yang lebih dari sebelumnya dimana sebelumnya rekomendasi pengangkatan adalah 14,6 kg setelah menggunakan alat bantu yaitu 0 kg, dengan dimensi ukuran alat bantu yaitu memiliki panjang total 4.720mm, lebar total 1500mm, dan tinggi total 833mm, begitupun dengan potensi risiko cedera sebelumnya dalam keadaan berpotensi risiko kerja sedangkan setelah alat bantu risiko potensi kerja berkurang.} }