@thesis{thesis, author={Eka Padmarani Novianty}, title ={KRITIK PENGARANG TERHADAP PERGESERAN NILAI TRADISIONAL MASYARAKAT BAGIAN SELATAN AMERlKA SERIKAT DALAM NOVEL SANCTUARYKARYA WILLIAM FAULKNER}, year={2001}, url={http://repository.unsada.ac.id/7957/}, abstract={Meninjau unsur intrinsik dari novel, penulis rnenemukan bahwa tehnik pencerita "dia-an" maha tahu dapat dengan jelas menggambarkan perwatakan tokoh­-tokoh dalam Sanctuary, yakni tokoh Temple, Popeye dan Horace Benbow. Dari perwatakan ketiga tokoh ini terlihat adanya pergeseran nilai-nilai tradisional yang dikritik pengarang, yang ditunjukkan dengan perbedaan kubu yang diwakili masing­ masing perwatakan tokoh. Satu kubu, yakni kubu yang menggambarkan nilai-nilai yang telah bergeser diwakili oleh perwatakan Temple dan Popeye, yaitu diantaranya dingin, tidak bersahabat, kasar , manipulatif dan egosentris. Kubu yang lain, yang diwakili oleh perwatakan Horace Benbow, menggambarkan nilai-nilai tradisional yang berusaha dipertahankan di tengah derasnya laju modernisasi yang secara perlahan namun pasti mengikis nilai-nilai yang dulu diyakini masyarakat selatan tersebut. Sebagai bukti bahwa pengarang menampilkan potret nyata kehidupan masyarakat selatan tahun 1920-an lewat karyanya dengan maksud mengkritik kondisi masyarakat yang telah kehilangan nilai-nilai tradisional yang dulu mereka anut.} }