@thesis{thesis, author={Rumpajanji Treis}, title ={SEMANTIC MEANING ANALYSIS OF KAYORI SPEECH IN TRADITIONAL WEDDING CEREMONY OF THE PAMONA TRIBE IN CENTRAL SULAWESI}, year={2023}, url={https://repository.unsimar.ac.id/1723/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna konotatif yang terkandung dalam tuturan Kayori pada upacara pernikahan adat suku Pamona. Penelitian ini dilakukan di desa Sangginora kecamatan Poso Pesisir Selatan, kabupaten Poso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptife kualitatif data berupa kata, frase, kalimat dan gambar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi prosesi pernikahan adat Pamona,wawancara dengan narasumber, dan skrip . Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah makna semantic oleh Geoffrey Lecch (1981) . Hasil penelitian menunjukan 1) terdapat beberapa kata dalam kayori yang mengandung makna konotatif yang mengubah makna literal kayori menjadi makna yang sesuai dengan isi dan maksud kayori. 2) kayori mengandung 1. Nilai keindahan tersendiri pada pernkahan adat Pamona karena dalam proses penceritaan kayori tidak dapat dihilangkan dalam setiap prosesi pernikahan adat karena kayori merupakan salah satu tata cara perkawian dalam adat Pamona. 2. Nasihat untuk kedua pengantin dalam memasuki perjalanan berumah tangga. 3. Aturan adat yang berlaku di masyarakat yang harus di patuhi dan tidak boleh di langgar. Penelitian ini kemudian menyarankan untuk melakukan pemaknaan lain oleh kayori dalam budaya perkawinan adat suku pamona atau meneliti budaya lain yang ada di Poso.} }