@thesis{thesis, author={SAHARANTICHA I'Tikaf Buntar}, title ={Analisis Kepribadian Tokoh Dara dalam Novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini, dan Relevansinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA}, year={2021}, url={http://repository.unsoed.ac.id/11079/}, abstract={Psikonalisis merupakan istilah khusus yang digunakan dalam penelitian psikologi sastra. Teori psikoanalisis berkaitan dengan fungsi dan perkembangan mental manusia. Psikoanalisis pertama kali diungkapkan oleh Sigmund Freud. Dalam struktur kepribadian Freud, ada tiga unsur sistem penting, yaitu Id, Ego, dan Superego. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) hasil analisis kepribadian tokoh Dara dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini menggunakan teori struktur kepribadian psikoanalisis Sigmund Freud (Id, Ego, dan Superego), (2) relevansi hasil interpretasi kepribadian tokoh Dara dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XII SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sastra. Bentuk penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data kualitatif yang diperoleh dari kutipan novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini, diterbitkan tahun 2019 oleh PT. Gramedia Pustaka Utama dengan tebal 206 halaman. Data diperoleh dengan teknik baca, simak dan catat (BSC). Data dianalisis dengan tahapan (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, (3) menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 25 sistem kepribadian Id, 29 sistem kepribadian Ego, dan 31 sistem kepribadian Superego dalam diri Dara sebagai tokoh utama dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini, (2) kepribadian tokoh Dara dalam novel Dua Garis Biru didominasi oleh sistem kepribadian Superego, (3) data mengenai analisis kepribadian tokoh Dara dalam novel Dua Garis Biru dapat digunakan sebagai referensi pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII tentang menganalisis isi novel.} }