@thesis{thesis, author={AULIA Rahmita}, title ={Analisis Pemilihan Pemasok dan Tempat Pemasaran menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus pada Agroindustri Gula Kristal Terforifikasi: CV. Gendis)}, year={2021}, url={http://repository.unsoed.ac.id/11439/}, abstract={Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang memiliki hasil produk pertanian yang berlimpah. Salah satu produk yang diunggulkan adalah gula kelapa. Pengembangan produk gula kelapa sangat beragam salah satunya adalah fortifikasi. Seperti pada agroindustri CV. Gendis yang melakukan fortifikasi iodium pada gula kelapa kristal dan menghasilkan produk gula kelapa kristal beriodium. Salah satu upaya dalam memaksimalkan agroindustri CV. Gendis adalah dengan mencari pemasok bahan baku dan tempat pemasaran yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi serta menganalisis kriteria dan urutan prioritas dalam pemilihan pemasok gula kelapa kristal dan juga pemilihan prioritas tempat pemasaran produk. Penelitian dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling dengan Teknik purposive sampling, dan snowball sampling. Responden terbagi menjadi dua, untuk responden pemilihan pemasok gula kelapa adalah karyawan dan manajeman CV. Gendis yang berjumlah 6 orang. Kemudian untuk responden pemilihan prioritas tempat pemasaran produk Gendis adalah konsumen dan potential market dari gula kelapa kristal beriodium yang berjumlah 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas kriteria yang berpengaruh pada pemilihan pemasok gula kelapa kristal yaitu kualitas, harga, fleksibilitas, layanan, dan pengiriman. Pada pemilihan prioritas tempat pemasaran produk didapatkan urutan prioritas kriteria yang berpengaruh, yaitu ketersediaan produk, harga, layanan, dan akses. Hasil dari pengambilan keputusan untuk pemilihan pemasok gula kelapa kristal didapatkan bahwa pemasok x menjadi pemasok dengan bobot tertinggi. Hasil pengambilan keputusan pemilihan urutan prioritas tempat pemasaran produk yaitu offline store, e-commerce, kerjasama dengan lembaga, dan toko oleh-oleh.} }