A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Nita and Nur and Siti Nur Alfiyatul },
title ={Penerapan Analisis Jalur Terhadap Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan},
year={2022},
url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/2143/},
abstract={Perkembangan ekonomi yang baik pada suatu negara merupakan suatu indikator yang digunakan oleh para pelaku usaha untuk berinvestasi. Berinvestasi dapat didefinisikan sebagai sebuah komitmen untuk menanamkan sejumlah modal yang saat ini dimiliki, yang tujuannya untuk meperoleh keuntungan di masa mendatang. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada sebuah saham, investor harus memperhatikan pergerakan harga saham. Indeks Harga Saham dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi, antara lain inflasi dan suku bunga BI. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi tingginya inflasi salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar. Selain inflasi dan suku bunga, nilai tukar uang juga dapat mempengaruhi indeks harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi indeks harga saham gabungan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis jalur. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari data-data laporan tahunan Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan dengan besar pengaruh 0,862. Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan dengan besar pengaruh -0,015. Nilai tukar uang berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan dengan besar pengaruh -0,792. Suku bunga BI berpengaruh signfikan terhadap indeks harga saham gabungan dengan besar pengaruh 0,699. Jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan melalui suku bunga BI dengan besar pengaruh 0,361, inflasi berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan melalui suku bunga BI dengan besar pengaruh 0,287 dan nilai tukar uang berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan melalui suku bunga BI dengan besar pengaruh 0,371.}
}