@thesis{thesis, author={FAZRIN RIZKI IQRAR}, title ={FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN KRIM TABIR SURYA (sunblock) EKSTRAK DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus L)}, year={2022}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/2275/}, abstract={Tapak dara (Chataranthus roseus L.) sangat banyak tumbuh di indonesia. Hampir disetiap daerah terdapat tanaman tapak dara ini. Namun pemanfaatannya kurang maksimal. Sinar UV sangat berbahaya bagi tubuh manusia diantaranya, kanker kulit, melasma, dan katarak. Maka dari itu dibuatlah sediaan krim tabir surya (sunblock) yang diharapkan bisa menjadi pelindung dari sinar UV atau bahkan mencegah tumbuhnya kanker pada kulit. Fotostabilitas berguna untuk menguji penyerapan sinar UV pada sediaan tabir surya. Maka dari itu Penelitian ini bertujuan membuat formulasi sediaan krim tabir surya (sunblock) dari ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus L.). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental. Krim tabir surya dibuat 4 formulasi dengan 1 formulasi tanpa ekstrak dan 3 formulasi menggunakan ekstrak dengan konsentrasi berbeda yaitu 1%, 2,5% dan 3%. Kemudian krim dievaluasi fisik melalui uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji tipe emulsi, uji cycling test. kemudian uji fotostabilitas. krim tabir surya (sunblock) ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) ini memiliki hasil uji organoleptis bau aroma khas, warna hijau muda, dan semi solid. Semua formulasi homogen, uji pH 5-7, uji sebar 5-7,4cm, uji lekat 1,20 ? 1,96 detik, uji tipe emulsi M/A, uji cycling test tidak ada perubahan warna, bau, maupun bentuk sediaan. Uji fotostabilitas yang baik pada F2, namun pada F1, dan F3 kurang stabil. Hanya daya lekat yang kurang baik karena belum mencapai 2 detik. Dari hasil penelitian bisa disimpulkan bahwa ekstrak daun tapak dara dapat diformulasikan menjadi krim tabir surya yang sesuai standard dan stabil.} }