@thesis{thesis, author={ULLA NOVIA RAHMATUL}, title ={PERAN PENGASUH PONDOK DALAM MENINGKATKAN AKHLAK SANTRI ANAK JALANAN DI PONDOK PESANTREN MANBAUL ULUM DESA BULU KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO}, year={2020}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/2306/}, abstract={Peran Pengasuh Pondok Pesantren dihadapkan pada berbagai macam tantangan utamanya dalam rangka memenuhi salah satu tujuan Pengasuh Pondok yaitu menyempurnakan akhlak santri. Pengasuh Pondok dituntut harus pandaipandai memilih metode yang baik dan tepat untuk digunakan dalam penyampaian pembelajaran agar dapat merekonstruksi akhlak santri anak jalanan. KH. Achmad Mahsun selaku pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren Manbaul Ulum. Rumusan permasalahan dalam skripsi ini adalah : a) Bagaimana peran pengasuh pondok pesantren di pondok pesantren Manbaul Ulum? b)Bagaimana peran pengasuh pondok dalam meningkatkan akhlak santri anak jalanan di pondok pesantren Manbaul Ulum? c)Faktor hambatan apa saja dalam meningkatkan akhlak santri anak jalanan?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana peran pengasuh pondok pesantren di pondok pesantren Manbaul Ulum. Untuk mengetahui peran pengasuh pondok dalam meningkatkan akhlak santri anak jalanan di pondok pesantren Manbaul Ulum. Mengetahui faktor hambatan apa saja dalam meningkatkan akhlak santri anak jalanan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa narasi deskriptif. pengumpulan data pada skripsi ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada skripsi ini menggunakan teori dari Miles dan Hubermen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KH Achmad Mahsun menggunakan dua bentuk pembelajaran, yakni bi al-lisan dan bi al-hal. pembelajaran bi al-lisan dilakukan dengan metode ceramah, dan tanya jawab. sedangkan bentuk pembelajaran bi al-hal yang dilakukan KH. Achmad Mahsun adalah melalui metode keteladanan, konseling dan personal. Adapun hambatan yang dihadapi oleh KH. Achmad Mahsun adalah perbedaan latar belakang budaya sosial para santri anak jalanan yang mengakibatkan pendekatan kepada para santri anak jalanan tidak bisa di sama ratakan. Kemudian lamanya proses adaptasi santri baru juga berpengaruh pada rekonstruksi akhlak para santri anak jalanan. Selain itu, watak buruk santri anak jalanan yang terbawa juga menjadi penghambat bagi KH. Achamd Mahsun dalam meningkatkan akhlak santri anak jalanan.} }