A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Ahmad and Hamam and MUHAIMINATUT }, title ={POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK BROKEN HOME (STUDI DI KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO)}, year={2021}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/305/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh pada anak broken home di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, dengan fokus penelitian (1) Masalah apa yang dihadapi anak terkait pola asuh anak Broken Home di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, (2) Bagaimana pola asuh pada anak Broken Home di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, dan (3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pola asuh pada anak Broken Home di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga anak broken home dengan latar belakang berbeda, yakni cerai hidup, cerai mati, dan orang tua tidak hadir secara lengkap dalam waktu yang cukup lama. Dan merujuk pada teori Elizabeth B Hurlock bahwa pola asuh dibagi menjadi tiga yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh Laissez Faire (permisif). Lokasi penelitian berada di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, yang merupakan kecamatan tertinggi kasus perceraian di tahun 2020. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, menyajikan data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan perpanjangan pengamatan, ketekunan peneliti, dan triangulasi. Informan peneliti terdiri atas orang tua atau wali asuh, tetangga, guru, dan pengasuh pondok pesantren Mambaul Ulum tempat dimana anak broken home bermukim. Hasil dari penelitian ini adalah adalah adanya masalah yang terjadi pada anak broken home yang dilihat dari segi intelektual dan karakteristik anak. Secara intelektual masalah yang terjadi ialah berupa penurunan kemampuan kognitif, keterlambatan membaca, dan sulit berkonsentrasi saat proses belajar mengajar. Sedangkan secara karakteristik yang terjadi pada anak yaitu memiliki temperamen buruk, ketidakstabilan emosi, mudah sensitif dan kepribadian yang tertutup. Pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis dan pola asuh permisif. Faktor yang mendukung dan menghambat pola asuh terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi perhatian orang tua, pemahaman agama orang tua, dan pendidikan orang tua. Sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan tempat tinggal anak.} }