@thesis{thesis, author={TISNAWATI INA}, title ={IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMPN 1 SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3060/}, abstract={Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang menyempurnakan karakter peserta didik dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila yang terdiri dari beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan tunggal, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi redaction untuk merangkum hal-hal penting, data display untuk menyajikan data dalam bentuk uraian, dan conclusions drawing/verification untuk menarik kesimpulan dan verivikasi Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan (1) implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan Budi pekerti dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMPN 1 Sugihwaras Bojonegoro (2) untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan Budi pekerti dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMPN 1 Sugihwaras Bojonegoro. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam penerapan pendidikan agama Islam dan budi pekerti dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di dalamnya terdapat materi kelas VII (Fase D) dimana pada fase D ini terdapat capaian pembelajaran mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi peketi dengan menyampaikan pembelajaran yang mengandung elemen Al-Qur?an, Hadis, Akidah, Akhlak, Fiqih dan Sejarah Peradaban Islam, muatan tersebut memiliki dampak terhadapan pengembangan profil pelajar Pancasila, pembelajaran tersebut terdapat indikator respon dari peserta didik. Faktor Pendukung guru aktif dalam merancang kurikulum sesuai dengan kebutuhan siswa di dalamnya. Faktor penghambat guru dan siswa membutuhkan waktu penyesuaian kurikulum merdeka kususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti.} }